CPA gabungan dihitung dari total spend dibagi total konversi yang sejenis. ROAS gabungan dihitung dari total revenue yang sebanding dibagi total spend. Jangan merata-ratakan CPA atau ROAS setiap baris tanpa bobot yang sesuai.
Kesalahan ini mudah muncul ketika kamu mengunduh laporan beberapa campaign, lalu menekan fungsi AVERAGE di spreadsheet. Semua baris memperoleh bobot sama meskipun spend dan jumlah hasilnya berbeda jauh.
Contoh dua campaign dengan ukuran berbeda
Gunakan angka hipotetis berikut. Purchase di kedua campaign memiliki definisi dan pengaturan pelaporan sama. Revenue juga memakai basis nilai yang konsisten.
| Metrik | Campaign A | Campaign B |
|---|---|---|
| Spend | Rp1.000.000 | Rp3.000.000 |
| Purchase | 10 | 60 |
| Revenue | Rp5.000.000 | Rp9.000.000 |
| CPA | Rp100.000 | Rp50.000 |
| ROAS | 5 | 3 |
Jika CPA dirata-ratakan biasa, hasilnya Rp75.000. Padahal total spend Rp4 juta menghasilkan 70 purchase. CPA gabungannya adalah:
Rp4.000.000 ÷ 70 ≈ Rp57.143
Untuk ROAS, rata-rata sederhana menghasilkan 4. Perhitungan yang benar untuk gabungan dua campaign ini adalah:
Rp14.000.000 ÷ Rp4.000.000 = 3,5
Selisih tersebut terjadi karena campaign B menyerap tiga kali spend A dan menghasilkan enam kali jumlah purchase. Baris A dan B tidak mempunyai bobot ekonomi yang sama.
Mengapa bobot CPA dan ROAS berbeda
Secara matematis, CPA gabungan dapat diperoleh dari rata-rata CPA berbobot jumlah purchase. ROAS gabungan dapat diperoleh dari rata-rata ROAS berbobot spend. Namun saya lebih menyarankan menjumlahkan numerator dan denominator asli, karena lebih mudah diperiksa dan lebih tahan terhadap pembulatan.
Contoh CPA berbobot adalah (Rp100.000 × 10 + Rp50.000 × 60) ÷ 70. Hasilnya kembali sekitar Rp57.143. Untuk ROAS, (5 × Rp1 juta + 3 × Rp3 juta) ÷ Rp4 juta menghasilkan 3,5.
Menggunakan spend sebagai bobot CPA akan menjawab perhitungan lain dan tidak menghasilkan CPA total yang dimaksud. Jangan memilih bobot hanya karena kolomnya tersedia.
Buat formula yang dapat ditelusuri
Di spreadsheet, simpan spend, purchase dan revenue dalam kolom numerik terpisah. Buat baris total menggunakan SUM. Setelah itu, tambahkan dua formula rasio pada baris total.
Jika spend berada di B2:B3, purchase di C2:C3 dan revenue di D2:D3, bentuk logikanya adalah SUM(B2:B3)/SUM(C2:C3) untuk CPA dan SUM(D2:D3)/SUM(B2:B3) untuk ROAS. Sesuaikan pemisah formula dengan aplikasi yang kamu pakai.
Hindari menyalin hasil CPA yang sudah dibulatkan untuk menghitung ulang total. Simpan nilai mentah sejauh tersedia, lalu lakukan pembulatan hanya pada tampilan. Jika laporan menampilkan konversi hasil estimasi atau pemodelan, jangan membulatkan setiap baris menjadi bilangan bulat sebelum penjumlahan. Catat definisi metriknya.
Sebelum memakai formula, lakukan pemeriksaan ekspor dan baris ganda. Formula yang benar tetap menghasilkan kesimpulan salah jika inputnya berulang.
Tidak semua metrik dapat dijumlahkan seperti spend. Reach harian dapat mencakup orang yang sama pada beberapa hari, sehingga penjumlahan reach bukan otomatis reach unik mingguan. Pembahasan ini memakai komponen yang dapat dijumlahkan pada scope yang sudah divalidasi. Jika kamu membutuhkan metric unik, ambil hasil agregat yang memang menghitung keunikan pada periode tersebut.
Perhatikan juga refund. Revenue neto backend dapat berkurang setelah pesanan awal, sedangkan nilai pada laporan atribusi belum tentu mengikuti penyesuaian yang sama. Tentukan kebijakan dahulu; mengganti numerator sambil mempertahankan label lama akan merusak keterbandingan.
Perlakukan nol dan data hilang secara berbeda
Misalkan campaign C memakai Rp200.000 dan belum mencatat purchase dalam periode yang dipilih. CPA barisnya belum memiliki denominator positif. Jangan menggantinya dengan CPA Rp0 karena itu memberi kesan memperoleh pembelian gratis.
Untuk total A, B dan C, spend C tetap harus masuk jika memang berada dalam scope. CPA gabungan menjadi Rp4.200.000 ÷ 70 = Rp60.000. Menghapus campaign tanpa purchase akan membuat efisiensi akun tampak lebih baik daripada yang terjadi.
Jika jumlah purchase tidak tersedia karena ekspor gagal, statusnya berbeda dari nol yang teramati. Tandai data tidak lengkap dan tahan kesimpulan gabungan sampai masalahnya diperiksa. Cara menangani tanggal kosong dibahas pada penggabungan data harian tanpa nol buatan.
Pastikan angka memang boleh digabung
Jangan menjumlahkan baris campaign dengan baris ad set yang merupakan rincian campaign yang sama. Itu menghitung spend dua kali. Hindari pula menggabungkan tabel berdasarkan placement dengan total akun tanpa mengetahui hubungan antartabel.
Periksa currency, timezone, periode, event konversi, dan pengaturan atribusi. Cost per lead dan cost per purchase tidak menjadi satu CPA bisnis hanya karena keduanya muncul pada kolom Results. Kelompokkan sesuai tujuan bisnis campaign.
Output latihan ini adalah tabel yang masih menampilkan numerator dan denominator, bukan hanya dua rasio akhir. Uji tabel dengan menambahkan campaign nol purchase, menggandakan satu baris secara sengaja pada salinan latihan, dan memeriksa apakah validasi menemukan perubahan tersebut. Setelah perhitungannya dapat ditelusuri, gunakan hasilnya untuk menyusun dashboard. Pilih artikel lain sesuai kebutuhanmu di topik Meta Ads.




