Preview Web Story terlihat bagus di editor. Setelah dipublikasikan, poster gagal dimuat, canonical menunjuk artikel lain, atau halaman masih membawa noindex dari staging. Cerita yang selesai secara editorial belum tentu siap ditemukan dan dibuka pembaca.

Validasi Web Story perlu memeriksa hasil publikasinya. Saya menggunakan empat kelompok bukti: dokumen, metadata dan aset, akses URL, serta pengalaman membaca. Pembagian ini membantu editor dan developer menemukan bagian yang gagal tanpa mengubah seluruh cerita.

Jika alur ceritanya belum selesai, gunakan dulu panduan merancang Web Story yang utuh. Pemeriksaan di sini dimulai setelah cerita mempunyai isi dan versi yang akan dirilis.

Tetapkan satu URL sebagai objek pemeriksaan

Catat URL Story final, waktu pemeriksaan, dan versi ekspor atau build. Buka URL tersebut di browser biasa di luar editor. Jangan memakai alamat preview yang hanya dapat diakses setelah login sebagai bukti kesiapan publik.

Google memisahkan validitas AMP, metadata, dan pemeriksaan indeks. Empat atribut Story yang disebut dalam panduannya adalah title, publisher, publisher-logo-src, dan poster-portrait-src. Setiap Web Story juga perlu mempunyai canonical yang menunjuk dirinya sendiri. Panduan Web Stories Google.

Contoh fiktif: sebuah Story tersedia di https://example.org/stories/periksa-kopi/, sedangkan artikel panjang berada di /panduan-kopi/. Kedua format boleh membahas topik terkait. Dalam pemeriksaan Story, canonical yang menunjuk artikel panjang perlu diperbaiki menjadi URL Story.

Catat URL final setelah redirect. Kalau URL yang kamu bagikan berbeda dari alamat final, pastikan perbedaannya memang disengaja. Dengan begitu, orang yang memeriksa metadata dan orang yang menguji akses sedang melihat objek yang sama.

Cocokkan field editor dengan atribut hasil ekspor

Nama field dalam CMS bisa berbeda. “Nama brand”, misalnya, mungkin menjadi publisher, sementara judul artikel tidak otomatis menjadi title milik elemen Story. Periksa hasil HTML, bukan mengandalkan label formulir.

Atribut pada amp-story Pertanyaan penerimaan
title Apakah judul menyampaikan cerita yang benar-benar selesai dibaca?
publisher Apakah nama penerbit benar dan konsisten?
publisher-logo-src Apakah URL menunjuk logo penerbit yang tepat dan dapat dimuat?
poster-portrait-src Apakah URL menunjuk poster potret untuk cerita ini?

Elemen amp-story menggunakan standalone. Dokumentasi komponennya menetapkan logo raster berbentuk persegi, sekurangnya 96 × 96 piksel, dengan latar tidak transparan. Poster potret menggunakan rasio 3:4; ukuran yang direkomendasikan sekurangnya 640 × 853 piksel. Poster perlu mewakili cerita dan gambar yang terlihat di halaman pertamanya. Spesifikasi amp-story.

Spesifikasi ini adalah kontrak aset untuk Story. Jangan menyalin ukuran cover artikel website begitu saja.

Sebagai latihan, anggap editor mengunggah poster 1200 × 800 piksel. File itu besar, tetapi berbentuk landscape. Mengganti namanya menjadi poster-portrait.jpg tidak mengubah rasionya. Editor perlu memilih potongan potret yang tetap menyampaikan isi cerita.

Untuk setiap aset, buka URL gambarnya langsung dan simpan:

  • dimensi yang dibaca dari file;
  • format file yang sebenarnya;
  • respons saat dibuka tanpa login;
  • kecocokan visual dengan logo atau halaman pertama;
  • hasil potongan di tampilan Story pada layar kecil.

Jika aset memerlukan cookie sesi editor, perbaiki akses atau gunakan URL publik yang sesuai. Mengubah metadata berulang kali tidak menyelesaikan file yang tidak dapat dimuat.

Jalankan validator pada dokumen yang sama

Gunakan validator AMP untuk memeriksa dokumen hasil ekspor. Kamu dapat memakai antarmuka validator, mode pengembangan browser, atau CLI amphtml-validator. CLI juga dapat memeriksa file lokal. Catat error beserta lokasi baris dan kolomnya, lalu ulangi setelah memperbaiki penyebabnya. Alur validasi AMP.

Pada lingkungan yang sudah memasang CLI tersebut, bentuk perintahnya:

amphtml-validator story.html

story.html adalah file ekspor lengkap milikmu, bukan potongan markup yang disalin dari editor. Jika perintah tidak ditemukan, siapkan validator mengikuti dokumentasi resminya terlebih dahulu.

Hasil valid pada file lokal belum membuktikan server menyajikan file yang sama. Setelah rilis, periksa URL publik lagi. Plugin optimasi atau template server bisa mengubah dokumen saat dikirim.

Saya menyarankan catatan perbaikan yang spesifik: “atribut wajib kosong pada ekspor versi 7, diperbaiki pada versi 8”. Catatan “AMP sudah beres” terlalu lebar; orang berikutnya tidak tahu apa yang diuji.

Periksa akses dan discovery secara terpisah

Periksa bahwa robots.txt tidak menghalangi crawling dan Story tidak membawa noindex bila memang ingin tersedia di Search. Hubungkan Story dari halaman yang relevan atau masukkan URL ke sitemap. Untuk situs yang kamu kelola di Search Console, URL Inspection membantu memeriksa keadaan URL; metadata lengkap tidak otomatis membuatnya terindeks. Pemeriksaan Web Story untuk Search.

Kesalahan yang mudah terjadi adalah memindahkan Story dari staging tanpa memindahkan keputusan aksesnya. Staging boleh sengaja dibatasi. Halaman produksi yang ingin ditemukan memerlukan pemeriksaan tersendiri.

Gunakan matriks ini sebelum menyerahkan rilis:

Temuan Pemeriksaan berikutnya
Validator gagal Lokasi error pada dokumen yang benar-benar dikirim
Validator lolos, poster kosong URL aset, respons, format, dan hasil pemotongan
Story terbuka, canonical salah Template head atau konfigurasi plugin yang menghasilkan canonical
Semua di atas benar, tidak ditemukan di Search Status crawling dan indexing; jangan langsung menulis ulang ceritanya
Halaman pertama baik, halaman akhir rusak Navigasi, urutan halaman, dan aset pada seluruh Story

Jika konflik canonical muncul pada banyak jenis halaman, lanjutkan dengan diagnosis canonical dan halaman duplikat. Pemeriksaan Story ini belum menjadi audit seluruh situs.

Pakai lembar penerimaan yang bisa diisi dua orang

Berikut format ringkas yang dapat kamu salin ke dokumen rilis:

URL Story final:
Versi ekspor/build:
Waktu dan pemeriksa:

Dokumen AMP: hasil validator + error yang tersisa
Metadata: empat atribut + nilai aktual
Aset: poster dan logo + dimensi + hasil akses
Canonical: nilai aktual + URL final yang diharapkan
Akses: respons URL + keputusan robots/noindex
Discovery: halaman pemberi tautan atau sitemap
Visual: perangkat/lebar layar + awal, tengah, akhir
Keputusan: rilis / perbaiki bagian tertentu / belum diperiksa
Pemilik perbaikan dan bukti pemeriksaan ulang:

Kolom kosong berarti belum diperiksa. Jangan mengubahnya menjadi “lolos” hanya karena preview terlihat baik.

Terakhir, baca Story dari awal sampai akhir di ponsel. Coba navigasi kembali, periksa teks yang terpotong, dan buka tautan keluar. Catatan teknis dan pengalaman pembaca harus bertemu pada versi yang sama. Pilih satu Story yang siap rilis, isi lembar ini, lalu selesaikan temuan yang dapat dibuktikan sebelum memperluas ke Story berikutnya.