Materi gratisnya sudah selesai. Kamu membagikan tautannya, lalu membuka halaman pendaftaran dari HP. Ternyata judulnya hanya “Dapatkan panduan gratis”, tombolnya “Kirim”, dan tidak ada penjelasan apakah file langsung muncul atau dikirim lewat email.
Orang yang belum mengenalmu harus menebak beberapa hal sekaligus. Panduan tentang apa, untuk siapa, dan apa yang akan terjadi setelah ia memberikan alamat email.
Kalau sedang menyiapkan halaman seperti ini, saya sarankan mulai dari perjalanan penerimanya. Baca tawaran, putuskan apakah perlu, isi informasi yang dibutuhkan, lalu terima materi sesuai janji. Periksa setiap langkah sebelum menganggap masalahnya ada pada desain atau isi lead magnet.
Panduan ini membahas halaman pendaftarannya. Kalau materi yang akan dibagikan belum jelas, mulai dari cara membuat lead magnet pertama supaya halamanmu menjelaskan sesuatu yang memang sudah bisa diterima dan dipakai.
Jelaskan apa yang akan diterima
Judul perlu membantu pengunjung mengenali isi dan kegunaan materi. Kamu bisa menyebut bentuknya, tugas yang dibantu, serta situasi penggunaannya.
Misalnya, kamu membagikan template agenda untuk pemimpin tim yang baru mulai mengelola rapat mingguan. “Template agenda rapat mingguan untuk pemimpin tim baru” memberi gambaran yang lebih jelas daripada “Panduan produktivitas gratis”.
Di bawahnya, jelaskan bagian yang diterima. Apakah hanya file kosong, ada contoh terisi, atau ada petunjuk penggunaannya? Kalau perlu aplikasi atau akun tertentu, beri tahu sebelum orang mendaftar.
Tidak perlu memaksakan janji seperti “rapat selesai dalam 15 menit”. Template bisa membantu menyiapkan agenda, tetapi lamanya rapat juga dipengaruhi hal lain. Janji di halaman perlu sesuai dengan kemampuan materi yang sebenarnya.
Cuplikan isi dapat membantu. Perlihatkan bagian template yang memang ada, dengan data ilustrasi yang jelas. Kalau menggunakan gambar sampul atau mockup, pastikan orang tetap tahu bentuk file yang akan diterima. Gambar buku fisik jangan membuat penerima mengira ia akan mendapat kiriman cetak.
Susun teks yang bisa dipakai sebagai titik awal
Berikut contoh ilustratif untuk template agenda tadi. Sesuaikan seluruh detailnya dengan materi dan proses pengiriman yang benar-benar tersedia.
Template agenda rapat mingguan untuk pemimpin tim baru
Siapkan bahan rapat dengan kolom keputusan, informasi pendukung, dan penanggung jawab. Kamu akan menerima template yang bisa disalin, satu contoh terisi, serta petunjuk penggunaan.
Tautan materi dikirim ke alamat email yang kamu isi. Format file dan aplikasi yang diperlukan dijelaskan di sini sebelum pendaftaran.
Tombol: Kirim template ke email saya
Kalimat tentang format pada contoh itu masih perlu diganti dengan informasi sebenarnya sebelum dipasang. Begitu juga cara dan waktu pengiriman. Jika kamu mengirim secara manual, sebutkan waktu yang sanggup dipenuhi.
Setelah membacanya, coba tanyakan kepada calon pengguna: “Menurut kamu, setelah menekan tombol ini akan terjadi apa?” Jawabannya bisa menunjukkan apakah teksnya sudah jelas.
Teks tombol mengikuti tindakan yang tersedia. “Unduh template” masuk akal jika tombol memang membuka unduhan. “Kirim template ke email saya” masuk akal jika prosesnya melalui email. Tidak ada satu kata yang otomatis membuat semua formulir lebih berhasil.
Kalau ada komentar pengguna yang ingin ditampilkan, pastikan benar dan sudah mendapat izin. Jelaskan konteks percobaannya bila relevan. Tanpa testimoni pun, kamu tetap bisa menunjukkan isi materi, petunjuk, dan batas kegunaannya secara jujur.
Perkenalkan siapa yang membuat dan mengirim materi dengan informasi yang benar serta relevan. Nama pengirim pada email perlu mudah dikenali oleh orang yang baru melihat halaman ini. Hindari menambahkan jumlah pengguna atau pengalaman yang belum dapat dipastikan.
Kalau ada bonus, jelaskan isi, syarat, dan cara menerimanya. Materi utama tetap perlu dapat digunakan sesuai janji awal. Jangan membuat bonus seolah tersedia jika masih berupa rencana, atau menyembunyikan kewajiban membeli agar penerima bisa menyelesaikan tugas dasarnya.
Beri alasan untuk setiap kolom
Sebelum menambah kolom, tulis informasi itu akan dipakai untuk apa dan kapan dibutuhkan.
| Informasi | Pertanyaan sebelum memintanya |
|---|---|
| Alamat email | Apakah materi memang dikirim lewat email? |
| Nama | Apakah diperlukan untuk memberikan materi, atau cukup opsional? |
| Nomor telepon | Apakah ada komunikasi melalui telepon yang memang diminta pengguna? |
| Jenis pekerjaan | Apakah jawaban ini mengubah materi yang dikirim sekarang? |
| Sumber informasi | Apakah harus ditanyakan saat ini, atau bisa dipelajari dengan cara lain? |
Untuk satu file yang sama bagi semua penerima, kamu mungkin tidak membutuhkan jabatan atau jenis bisnis. Kalau tersedia beberapa versi materi, pilihan versi bisa relevan. Jelaskan kegunaannya supaya orang memahami alasan pertanyaannya.
Jangan menghapus informasi yang penting hanya untuk mengejar jumlah kolom paling sedikit. Formulir permintaan konsultasi, misalnya, bisa memerlukan informasi yang berbeda dari formulir pengiriman checklist. Pembahasannya ada di cara memeriksa kebutuhan setiap kolom formulir.
Pisahkan pilihan newsletter dari permintaan file. Jelaskan isi dan perkiraan jadwal komunikasi berikutnya sebelum orang memilih. Hindari kotak pilihan yang sudah dicentang tanpa keputusan pengguna.
Di dekat formulir, sediakan penjelasan penggunaan data dan tautan kebijakan yang sesuai dengan praktikmu. Jangan menulis “data pasti aman” atau “tidak pernah dibagikan” hanya karena melihat kalimat itu di contoh halaman lain. Tulisan di halaman perlu menggambarkan proses yang benar-benar kamu jalankan.
Letakkan ajakan di tempat yang masuk akal
Pada halaman khusus lead magnet, pengunjung perlu cepat menemukan penjelasan materi dan cara memintanya. Coba buka dari HP: apakah gambar sampul terlalu besar sehingga petunjuk pendaftaran sulit ditemukan? Apakah tombol dapat dijangkau setelah orang membaca informasi yang dibutuhkan?
Kalau ajakannya berada di dalam artikel, letakkan setelah pembahasan yang relevan. Artikel tentang persiapan rapat bisa mengarah ke template agenda. Hubungannya mudah dijelaskan tanpa menyisipkan formulir di setiap bagian.
Formulir di bagian atas, tengah, atau akhir halaman perlu dinilai dari konteksnya. Tidak ada alasan menganggap bagian bawah pasti gagal, atau bagian atas selalu paling tepat. Pengunjung mungkin masih membutuhkan penjelasan sebelum memutuskan.
Kalau memakai popup, periksa dampaknya pada orang yang sedang membaca. Apakah isi tertutup? Apakah tombol tutup terlihat dan bisa digunakan? Setelah ditutup, apakah ajakan langsung muncul lagi?
Google menyarankan menghindari elemen promosi yang menghalangi akses ke isi halaman, serta mempertimbangkan banner kecil sebagai alternatif. Itu arahan untuk menjaga akses ke konten, bukan jaminan kenaikan pendaftaran. Panduan Google tentang interstitial dan dialog.
Menunggu sejumlah detik atau persentase scroll tertentu tidak otomatis membuat popup nyaman. Uji dari perangkat yang dipakai pembaca dan beri mereka ruang untuk melanjutkan tugasnya.
Periksa formulir ketika berhasil dan ketika gagal
Mulai dari kasus sederhana: isi alamat email yang benar, kirim, lalu lihat apa yang terjadi. Setelah itu, coba kolom kosong atau format alamat yang salah.
Pesan kesalahannya perlu menunjukkan bagian yang harus diperbaiki. Jika alamat email tidak lengkap, jelaskan itu di dekat kolomnya. Kalau layanan pengiriman sedang bermasalah, jangan menampilkan pesan seolah pengguna salah mengetik.
Label kolom juga perlu tetap jelas ketika orang mulai mengisi. Teks contoh di dalam kotak tidak sebaiknya menjadi satu-satunya petunjuk yang menghilang setelah diketik. Periksa apakah pengguna bisa berpindah kolom dan menekan tombol dengan keyboard.
Panduan formulir dari W3C WAI menekankan label, instruksi, pemeriksaan input, serta pemberitahuan kesalahan dan keberhasilan yang dapat dipahami. Kalau halaman dibangun oleh orang lain, bagian ini bisa menjadi bahan pemeriksaan bersama. Tutorial formulir W3C WAI.
Tampilan “berhasil” perlu sesuai dengan kejadian di belakangnya. Pastikan permintaan tercatat, tautan terkirim sesuai janji, dan file bisa dibuka oleh akun penerima. Jangan hanya mengujinya saat masih masuk sebagai pemilik dokumen.
Uji perjalanan penerima sampai selesai
Gunakan alamat uji milikmu sendiri, lalu periksa beberapa keadaan yang mungkin terjadi.
- Pengguna baru mendaftar dari HP dan menerima materi.
- Pengguna salah mengisi satu kolom, memperbaikinya, lalu berhasil mengirim.
- Pengguna menekan tombol lagi karena belum melihat konfirmasi.
- Penerima membuka file tanpa akses akun pembuat dan mencoba menyalin template.
- Pengguna yang memilih newsletter kemudian ingin berhenti menerima pesan berikutnya.
Pada pengiriman berulang, periksa apakah sistem membuat kontak ganda atau mengirim rangkaian pesan berulang. Tentukan juga cara orang meminta ulang materi tanpa harus menerima promosi yang sama lagi.
Kalau prosesmu memerlukan konfirmasi alamat email sebelum mengirim file, jelaskan langkah itu pada halaman setelah pendaftaran. Orang perlu tahu bahwa masih ada tindakan yang harus dilakukan.
Setelah pemeriksaan teknis, minta seseorang yang sesuai dengan calon pengguna mencoba tanpa kamu memandu tiap klik. Catat bagian yang ditanyakan. Kebingungan seperti “saya harus membuka aplikasi apa?” bisa lebih berguna untuk perbaikan daripada komentar bahwa halamannya terlihat bagus.
Baca hasil sesuai tahapnya
Bedakan kunjungan halaman, formulir yang terlihat, orang yang mulai mengisi, pendaftaran valid, dan materi yang berhasil diterima. Klik tombol yang menghasilkan kesalahan belum berarti pendaftaran selesai.
Gunakan jumlah serta periode yang jelas saat membandingkan hasil. Catat juga sumber pengunjung dan versi tawarannya. Halaman yang dipromosikan kepada komunitas tertentu tidak bisa begitu saja dibandingkan dengan halaman yang mendapat pengunjung dari banyak topik berbeda.
Kalau yang diuji adalah popup, periksa apakah pengunjung benar-benar melihatnya. Pembahasan lebih rinci ada di cara menghitung konversi popup dengan pembagi yang tepat.
Tidak perlu menunggu angka tertentu untuk memperbaiki tautan rusak atau pesan kesalahan yang membingungkan. Untuk menilai perubahan yang lebih kecil, seperti pilihan judul, hindari menyimpulkan dari sedikit kejadian atau periode dengan kondisi pengunjung yang berbeda.
Pilih satu dugaan yang jelas. Misalnya, orang belum tahu bahwa template bisa disalin. Tambahkan penjelasannya, catat perubahan, lalu periksa apakah pertanyaan itu berkurang dan pengguna berhasil memakai file.
Pendaftaran tetap hanya satu tahap. Materi yang diterima perlu berguna bagi penggunanya; pembelian berikutnya bergantung pada kebutuhan dan penawaran yang sesuai. Jangan mengubah semua orang yang mengambil file menjadi angka perkiraan penjualan.
Kalau waktumu terbatas, mulai dari alur yang paling dasar: janji di halaman, formulir, konfirmasi, dan akses materi. Setelah itu berfungsi, kamu punya dasar yang lebih jelas untuk memperbaiki teks atau penempatannya.




